#MagicalMay2012 - 28
#Day28 28 Mei 2012 - Remember the Magic
Tidak terasa sudah tiba di tulisan ke-28 project #MagicalMay2012. Saya tidak akan menjabarkan dalam angka 1 - 10 apa yang sudah saya terima di bulan ini. Terlalu sedikit untuk dijabarkan dalam 10 angka dan terlalu banyak untuk dihitung satu - persatu apa yang sudah saya alami.
Alam - Universe - Tuhan banyak berbicara pada saya di Bulan ini. Lebih tepatnya saya yang mulai menyediakan telinga dan hati untuk mendengar mereka, karena selama ini mereka tidak pernah berhenti untuk bercakap dengan saya.
Terima kasih, mereka telah mempertemukan saya dengan @Dear_Connie dan @kikisuriki meskipun hanya menemui mereka sebatas di dunia maya. Berharap suatu saat akan benar - benar bertatap muka langsung dengan kalian berdua, dan saya meyakini datangnya hari tersebut.
Saya jadi belajar untuk bersyukur terutama untuk hal - hal yang selama ini terabaikan karena saya melihatnya sebagai suatu yang biasa. Hal - hal yang biasanya membuat emosi saya melonjak drastis, sekarang saya bisa menghadapinya dengan senyuman. Dan betapa ajaibnya ketika energi positif itu banyak menular pada orang - orang lain di sekitar saya.
@Dear_Connie, terima kasih untuk goresan - goresan yang tertuang di halaman tumblr, terutama di hari ke-26. Saya ikut menangis membaca apa yang tertuang di sana. Kagum atas ketegaran dan keberanian yang dirimu miliki untuk tetap melangkah maju, karena tidak setiap orang bisa melakukan hal yang sama.
Sujud syukur untuk apa yang sudah Tuhan dan alam sediakan bagi saya. Mereka tidak pernah menyediakan dalam jumlah kurang atau lebih. Selalu PAS.
2 hari lagi, tepat di akhir bulan, genap usia saya menginjak di angka 28. Kebetulan? Saya percaya setiap hal yang terjadi memiliki maknanya sendiri. Tuhan sudah menyediakan banyak kado istimewa untuk saya di bulan ini. Kalian berdua salah satunya.
Apalagi yang perlu saya minta?
Terima kasih, terima kasih, terima kasih.
Peluk erat - erat @Dear_Connie dan @kikisuriki
#MagicalMay2012 - 27
#Day27 27 Mei 2012 - Mirror, Mirror on the Wall
Kutemukan sesosok perempuan di situ. Ia tidak cantik pun tidak jelek. Memang wajahnya tidak semulus bintang - bintang film di layar televisi. Tubuhnya juga tidak selangsing model - model yang berlenggak - lenggok di atascatwalk - atau mungkin lebih cocok jika kusebut badan mereka rata seperti papan dibandingkan kusebut mereka langsing :p
Lebih jauh lagi, kulihat di matanya, ia adalah sesosok perempuan yang tegar. Ia yang terbiasa melakukan semuanya sendiri, membiasakan dirinya dalam kesendirian. Hidupnya tidak semulus jalan tol yang baru dibangun. Jalannya berliku - liku. Ada waktunya naik, ada juga waktunya jalan itu turun, berbelok, berbatuan. Namun kakinya tak pernah menyerah untuk melangkah
Ketika lelah ia akan berhenti sejenak melepas penat, namun sesudah itu ia akan bangkit melangkah lagi selangkah demi selangkah.
Hidupnya laksana rumput liar yang tumbuh tanpa arah. Bukan seperti mawar yang dijaga dari bibit hingga mekar. Dilindungi, disiram dan dipupuk. Tidak, ia tidak seperti itu. Ia berjuang sendiri melawan hujan, angin yang mendera. Tak jarang ia juga harus menghadapi tangan - tangan nakal yang mencabutnya dengan sembarangan.
Aku bersyukur dengan hidup yang kumiliki, bersyukur dengan tubuh jasmani dan rohani yang kupunya.
Dengan cara-Nya Ia membentukku. Dibakar, ditempa, dipukul, namun itu semua untuk menjadikanku bejana yang terbaik bagiNya.
Terima kasih, terima kasih, terima kasih.
#MagicalMay2012 - 26
#Day26 26 Mei 2012 - Mistakes into Blessings
Pernah suatu ketika aku membuat mama menangis karena kalimat yang kuucapkan waktu itu. Maksudku cuma bercanda tapi ternyata itu melukai dia. Pertama kalinya aku membuat ia menangis seperti itu dan aku sangat merasa bersalah.
Dari situ aku mengenal mamaku lebih dalam lagi. Ada masa - masa dimana kami tidak bicara sama sekali, namun kebekuan itu sudah mencair dan sekarang kami memiliki hubungan yang baik sebagai teman, ortu dan anak.
Terima kasih, terima kasih, terima kasih aku belajar bagaimana melihat sebuah kesalahan menjadi sebuah berkat.
#MagicalMay2012 - 25
#Day25 25 Mei 2012 - I Saw the Signs
Bingung apa yang mau kutulis untuk tugas kali ini, karena aku bukanlah pemerhati yang baik ketika berada di jalan.
Aku berdiskusi dengan seorang sahabat saya tentang jodoh. Ia sedang menantikan belahan jiwanya yang sekarang masih entah berada di mana. Aku sendiri bersyukur karena sudah menemukan dia yang selama ini kutunggu. 9 tahun masa penantian dan sekarang aku sudah menemukannya (:
Bertemu dengan mama, mendengarkan keluhannya tentang ini dan itu. Aku bersyukur dengan kehidupanku sekarang. Aku bersyukur buat atasan yang kumiliki saat ini. Dia yang menolong dan “memaksaku” untuk berkembang.
Berterima kasih buat waktu yang tersedia untuk berkumpul bersama dengan orang - orang yang kusayangi. Bertukar pikiran dan bertukar cerita dengan mereka.
Thank you, thank you, thank you…
